Manajemen ASIP

Sebagai seorang ibu bekerja yang memiliki bayi di bawah 2 tahun, tentunya sangat mengharapkan bisa memberikan asupan yang terbaik untuk adek bayi, yaitu ASI Eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan hingga usia 2 tahun. Tapiii.. bagaimana kita dapat memberikan ASI padahal kita ngga bisa full 24 jam terus bersama-sama adek bayi..?

MANAJEMEN ASIP (ASI Perah)

Sebagai ilmu dasar, yang wajib kita ketahui adalah mengenai DAYA TAHAN ASIP. Berapa lama ASIP dapat bertahan sebelum akhirnya dinyatakan basi dan tidak layak untuk dikonsumsi adek bayi?
ASIP fresh (baru banget diperah) hanya bertahan selama 4-6 jam di suhu ruang.
ASIP fresh yang disimpan di kulkas, bisa bertahan selama 5-7 hari.
ASIP beku yang disimpan di freezer 1 pintu (gabung sama kulkas), bisa bertahan selama 1 bulan.
ASIP beku yang disimpan di freezer di kulkas 2 pintu, bisa bertahan selama 3-6 bulan.
ASIP beku yang disimpan di freezer khusus, bisa bertahan selama 1 tahun.
ASIP beku yang dicairkan dan disimpan di kulkas, bisa bertahan selama 24 jam.

manajemen-asip-v1

Nah.. pusing kan.. hehe.. Sekarang mari kita belajar bagaimana mengatur keluar masuknya si ASIP ini. Sayang kan kalo kita udah cape-cape perah terus akhirnya harus berujung di wastafel.. Berikut adalah contoh jadwal perah, penyimpanan, dan pemberian ASIP buat adek bayi.
03.00 memerah ASI, simpan di suhu ruang (ASIP A)
03.00 ambil ASIP E, F, G, H beku dari freezer, simpan di bawah air mengalir (biar cepet cair), simpan di kulkas
05.00 menyusui
07.00 pemberian ASIP A
09.00 memerah ASI, simpan di kulkas (ASIP B)
09.00 pemberian ASIP D (yang hari sebelumnya)
11.00 pemberian ASIP E
12.00 memerah ASI, simpan di kulkas (ASIP C)
13.00 pemberian ASIP F
15.00 memerah ASI, simpan di kulkas (ASIP D)
15.00 pemberian ASIP G
17.00 pemberian ASIP H
19.00 ASIP B dan C, masuk ke freezer, ASIP D disimpan di kulkas di rumah untuk besok.
19.00 menyusui
Manajemen ASIP di atas adalah dengan asumsi sehari adek bayi minum 6 botol, dan hasil perah di kantor hanya 4 botol. Semakin banyak hasil perahan, semakin banyak ASIP yang bisa masuk ke freezer setiap harinya. Manajemen ASIP di atas hanya sebagian contoh yang pernah saya lakukan. Ini tujuannya agar adek bayi tidak hanya merasakan ASIP beku yang dicairkan sepanjang hari. Adek bayi juga bisa merasakan ASIP fresh, dan ASIP yang belum beku.

Trus kalo melebihi waktu pedoman di atas gimana..? Tenang Bunda.. waktu di atas hanya pedoman. Untuk membuktikan ASIP basi atau tidak, adek bayi bisa membedakannya sendiri. Adek bayi pasti akan menolak ASIP basi (tapi penolakan adek bayi bisa jadi bukan hanya karena ASIP basi lho yaa..). Sebelum diberikan kepada adek bayi, kita bisa menciumnya terlebih dahulu. ASIP basi berbau asam (bukan tengik). ASIP basi juga terlihat dari pecahnya lapisan lemak pada ASIP. Untuk mengetahui ASIP basi seperti apa, kita bisa melakukan percobaan sendiri dengan membiarkan sedikit saja ASIP di ruang terbuka hingga basi. Ini penting dilakukan agar kita mengetahui perbedaan ASIP basi dan ASIP yang masih layak dikonsumsi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s